Beranda Berita Utama Material Longsor Tutupi Badan Jalan AKD di Perkebunan Tumuyu

Material Longsor Tutupi Badan Jalan AKD di Perkebunan Tumuyu

374
0
Material Longsor Tutupi Badan Jalan AKD di Perkebunan Tumuyu
Longsor terjadi di Ruas Trans AKD, Tepatnya di Desa Tungoi I (Tumuyu), Kecamatan Lolayan.

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Intensitas curah hujan cukup tinggi sejak Sabtu sore (03/06/2017), hingga Minggu dini hari (04/06/2017), mengakibatkan longsor di sejumlah ruas jalan, termasuk di Jalur trans Amurang-Kotamobagu-Doloduo (AKD), tepatnya di kompleks perkebunan Tumuyu, Desa Tungoi I, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong, Ir Hj Channy Wayong ME, ketika dikonfimasi, Minggu (04/06/2017), mengatakan, longsor tersebut diakibatkan curah hujan yang tinggi dari Sabtu sore hingga Minggu dini hari. “Ya, untuk saat ini, pihak kami sedang membersikan material yang menutup ruas jalan AKD, dan dapat diperkirakan tinggi longsor hampir 2 meter,” terang Channy.

Dia menambahkan, pihaknya langsung menerjunkan unit Team Reaksi Cepat (TRC) ketika mendapat laporan warga. “Ketika kami Mendapat laporan warga,
saya langsung menerjunkan unit TRC yang memang sudah terlatih mengatasi setiap bencana di berbagai medan, bahkan yang ekstrem sekalipun,” tambahnya.

Channy juga mengapresiasi pihak Polsek Lolayan dan TNI, serta masyarakat sekitar yang membantu penanganan longsor di ruas jalan AKD tersebut. “Saat ini alat berat sudah berada ditempat terjadinya longsor dan sekarang jalan tersebut sudah bisa dilalui, namun dengan sistim buka tutup, terima kasih pada Polsek Lolayan, TNI, serta masyarakat yang turut membantu,” jelasnya.

Cheny juga menghimbau kepada masyarakat penguna jalan agar lebih berhati-hati jika melewati daerah yang berpotensi bencana, apa lagi jika musim hujan. “Untuk para masyarakat pengguna jalan raya agar lebih berhati-hati jika melewati daerah yang rawan longsor dan pohon tumbang. Karena kita tidak tahu kapan bencana terjadi,” ujar Channy.

Hal yang sama juga terjadi diruas jalan Desa Bilalang IV-Desa Apado dan Desa Kolingangaan. “Terdapat Vlll spot longsor, sehingga akses transpotasi saat ini tidak bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan,” ungkap Wayong.

Kepala Desa Kolingangaan, Kecamatan Bilalang, Reky Waleleng, mengatakan, untuk akses jalan ke arah Kolingangaan hingga saat ini tidak bisa dilintasi kendaraan. “Ada lIV titik yang sangat parah,” ungkapnya.

Dikatakan Channy Wayong, tanah longosr sebelumnya terjadi di ruas Jalan Desa Singsingon, matrial longsoran berhasil menutupi badan jalan, hingga sepanjang 10 meter.

(jumrin/matt)

Artikulli paraprakBanjir, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Landa Kota Kotamobagu
Artikulli tjetërPengrajin Ijuk Desa Sia Bakal Dapat Pelatihan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.