Beranda Berita Utama Kemacetan Lalulintas Terjadi Di Pasar 23 Maret, Usmar: “Kami Akan Atur Kembali”

Kemacetan Lalulintas Terjadi Di Pasar 23 Maret, Usmar: “Kami Akan Atur Kembali”

17
0
Kotamobaguonline.com KOTAMOBAGU – Pasca relokasi para pedagang di Pasar 23 Maret yang menggunakan badan jalan di jalur Bolian, Bumbungon dan Bogani, kini berdampak pada kemacetan arus lalulintas di lokasi tersebut.
Sejumlah pengguna jalan umum mulai mengeluh karena ketidaknyamanan saat melintas di area jalur itu. Bahkan mereka pun meminta agar istansi tehnis Dinas Perhubungan (Dishub) untuk dapat mengatur jalannya arus kendaraaan.
“Kemacetan ini membuat sangat tidak nyaman bagi kami pengguna jalan karena banyak kendaraan yang parkir tidak teratur. Instansi terkait harus turun untuk mengaturnya agar arus kendaraan di lokasi ini berjalan baik,” ujar Udin salah satu pengguna jalan.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, Usmar Mamonto, menjelaskan jika istansi tehnis saat ini masih terfokus pada kegiatan relokasi pedagang.
“Saat ini memang kita masih terfokus dengan relokasi para pedagang. Dan kita bersyukur para pedagang Pasar 23 Maret tidak ada perlawanan sehingga semua menurut apa kemauan pemerintah untuk menata Pasar tersebut,” terang Usmar Mamonto.
Dirinya juga mengatakan, setelah berakhirnya kegiatan relokasi maka Dinas Perhubungan bersama istansi tehnis lainya akan kembali mengatur arus kendaraan di lokasi tersebut.
“Untuk persoalan kendaraan itu memang kami akui dan karena keterbatasan personil yang saat ini terfokus menjaga di 12 titik yang ada, sehingga nanti setelah program relokasi berakhir akan kami atur kembali. Rencananya kita akan membuat satu arah sehingga dapat mencegah kemacetan lalulintas,” ujar Usmar Mamonto.
Peliput: Iceq Lasupu
Artikulli paraprakSejumlah Pedagang Masih Tempati Pasar Ikan Serasi
Artikulli tjetër“Marijo Torang Babelanja Di Pasar Genggulang Pasar Bersih”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.