Beranda Bolmong 5 Rumah Warga Hanyut Akibat Banjir Bandang di Desa Domisil Bolmong

5 Rumah Warga Hanyut Akibat Banjir Bandang di Desa Domisil Bolmong

297
0

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – tingginya Intensitas curah hujan yang menguyur Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari ini, telah mengakibatkan bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Bolmong.

Berdasarkan data, banjir telah terjadi di Desa Bolangat Induk, Bolangat Timur, Domisil Panggi dan Panggi Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Haris Dilapangan menuturkan, pada selasa malam (03/03/202) dirinya telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bolmong untuk melihat adanya laporan luapan sungai di Maelang.

“Saya langsung arahkan TRC untuk melakukan assesment di Desa Maelang sesaat setelah menerima laporan tersebut,” ungkapnya. Rabu (04/03/2020).

Sesampainya di TKP, Anggota TRC yang dikoordinir langsung oleh Kepala Bidang Tanggap Darurat Rafik Alamri langsung memeriksa kondisi lapangan dan hasilnya negatif. “Luapan air di Maelang masih dalam batas wajar,” ujarnya.

Sesaat setelah melakukan assesment di Maelang, TRC BPBD Bolmong kembali menerima informasi adanya titik longsor yang terjadi di desa Pangi dan langsung beranjak ke sana.

“Setelah menerima informasi adanya longsor di Pangi, TRC langsung mengarah ke sana. Dalam perjalanan itulah TRC menyadari adanya banjir saat akan melintas di jembatan Domisil,” katanya.

Saat itu TRC mendengar suara gemuruh yang datang daru hulu sungai. “Saat dengar suara itu, masing-masing personel langsung berbalik dan memanggil-manggil untuk membangunkan warga, bahkan yang lainnya sampai mengetuk-ngetuk pintu rumah untuk membangunkan warga,” terang Dilapanga dan diikuti anggukan setuju oleh Andrio salah seorang personel TRC yang saat kejadian berhasil mengamankan 2 orang bocah dalam pelukannya.

Beruntung, lanjutnya, warga saat itu langsung terbangun dan segera menyelamatkan dirinya masing-masing.

Haris Dilapanga juga mengatakan akan membangun dapur umum dan tenda darurat sebagai bagian dari penanganan pasca bencana.

“Segera akan kita bangun dapur umum untuk menopang kebutuhan warga yang terdampak, baik warga di kampung sini maupun warga yang terjebak macet. Selain itu, juga BPBD menyiapkan tenda pengungsian sebanyak 2 unit bagi warga yang terdanpak,” ungkapnya.

Senada, Rafik Alamri selaku Kepala Bidang Tanggap Darurat BPBD Bolmong mengatakan, kerugian akibat banjir bandang tersebut ditaksir hingga Miliaran Rupiah. “Sesuai update, kerugian banjir bandang tersebut ditaksir mencapai Rp.1,2 M,” bebernya.

Sementara itu, korban hanyut sebanyak 3 orang, di mana 2 orang selamat dan 1 orang lainnya meninggal dunia. “Korban meninggal atas nama Musdalifah Harun, jenis kelamin perempuan berumur 5 tahun,” ungkapnya.

Banjir bandang juga menghanyutkan rumah, kendaraan roda 2, dan kendaraan roda 4. “Jumlah rumah hanyut 5 unit, motor 5 unit, dan mobil 3 unit,” pungkasnya.

Sedangkan, jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 66 KK, lahan perkebunan kurang lebih 15 Ha, dan jumlah warga yang terdampak sebanyak 250 jiwa.

Data sementara yang berhasil dihimpun hingga berita ini diturunkan, DKP telah menyerahkan beras cadangan pangan pemkab (CPP) bolmong, 1 ton, dan pada minggu lalu telah menyerahkan juga berasa bantuan provinsi sebanyak 1 ton 600 kg.

Bantuan sementara Dinas Sosial, 15 dos supermi, 15 bak telur, 15 dos akua, 1 karton susu, 5 karton minyak goreng, 5 karton biskuit, serta untuk beras dari dinsos akan disesuaikan dengan kondisi korban bencana, adapun sumber bantuan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yakni Kemensos dan CBP dari Pemkab Bolmong.

Sementara itu, semua Kepala OPD telah memberikan Bantun baik secara pribadi maupun secara instansi. (Jr)

Artikulli paraprakDinkes: “Suspek Corona Bukan Berarti Positif Corona”
Artikulli tjetërPolisi Tangkap Salah Satu Terduga Penganiayaan Dengan Sajam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.