Beranda Kotamobagu Dianggap Rawan, Salah Satu Menara Telekomunikasi Bakal Dibongkar

Dianggap Rawan, Salah Satu Menara Telekomunikasi Bakal Dibongkar

131
0
salah satu menara telekomunikasi yang akan di bongkar

KotamobaguOnline.com—Dinas Perhubungan Kebudayaan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubudparkominfo) Kotamobagu bakal membongkar paksa salah satu Menara Telekomunikasi yang ada di Bukit Ilongkow Kelurahan Kotobangon Kecamatan Kotamobagu Timur.

Selain tidak lagi difungsikan sebagaimana peruntukkanya, juga sering terlihat sejumlah anak muda yang menaiki menara tersebut untuk lokasi melakukan aksi Selfie.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dishubbudparkominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii, S.Kom. ME, Senin (14/3) kemarin mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Satpol PP dan pihak kecamatan untuk membongkar menara tersebut.

“Kami (Dishubbudparkominfo,red) sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak Kecamatan Kotamobagu sudah memasang tanda pemberitahuan dan peringatan bagi pemilik Menara untuk segera membenahi Menara tersebut dan jika tidak digubrik maka dalam waktu dekat akan dibongkar sesuai dengan peraturan perundang – undangan,” tegas Damopolii.

Lebih lanjut dikatakan, permasalahan Menara Telekomunikasi di Bukit Ilongkow ini memang sudah diinventarisir oleh Bidang Komunikasi dan Informasi Dishubbudparkominfo Kotamobagu, ketika melakukan pendataan beberapa waktu lalu.

“Kepada pemilik menara kami minta agar segera berkoordinasi dengan pihak Dishubbudparkominfo Kotamobagu sebelum kami lakukan pembongkaran dan bagi masyarakat kami himbau untuk jangan sekali – kali menaiki Menara, apalagi untuk mengambil foto dari atas menara telekomunikasi karena sangat membahayakan keselamatan jiwa,” pungkasnya. (sam)

Artikulli parapraklima Jam Peserta Seleksi Jabatan Di Kotamobagu Tes Psikologi
Artikulli tjetërBupati Boltim Pangkas Program Kerja SKPD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.