Diancam “Pelakor” Istri Sah Warga Kotamobagu Lapor Polisi

99 Viewed Redaksi 0 respond

Kotamobaguonline.com KOTAMOBAGU – Akibat mencintai suami orang lain terlalu berlebihan hingga akhirnya mengancam istri yang Sah dan berlabuh laporan ke pihak Kepolisian.

Inilah yang dialami seorang perempuan berinisial WKD (30) yang harus melaporkan seorang wanita berinisial NCR alias Nur warga Manado yang sehari-harinya merupakan Honorer di salah satu instansi di Kabupaten Bolaang Mongondow ke Polsek Kotamobagu pada Senin (18/2) beberapa hari lalu.

Kejadian ini terjadi ditempat kerja korban Kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan. Kasus pengancaman dipicu karena cinta mati terlapor terhadap suami korban yakni HD alias Hen hingga pelaku nekat melakukan pengancaman terhadap WKD yang merupakan istri sah Hen yang diduga menjalin hubungan gelap/selingkuh dengan pelaku.

Adapun kronologis sesuai penuturan korban dihadapan Petugas Polisi, yakni pada hari Senin (10/2) sekitar pukul 20.00 Wita, korban hendak pulang karena pada saat itu tempat kerja sudah akan di tutup.

“Pelaku datang di tempat kerja korban dan sempat dikira akan makan, kemudian bos korban mengatakan bahwa tempat makan sudah tutup. Pelaku mengatakan bahwa kedatangannya bukan untuk makan, akan tetapi datang untuk mencari korban sambil menunjuk ke arah korban dengan nada marah dan mengatakan kepada WKD bahwa akan membicarakan tentang suami korban. Selanjutnya antara korban dan pelaku terjadi adu mulut sampai terjadi perkelahian, pelaku sempat mencekik korban sambil mengatakan akan membunuh korban, setelah itu teman korban melerai korban dan pelaku,” kata Korban saat melapor.

Lanjut korban, belum puas menganiaya, tiba-tiba pelaku mengambil sebuah pisau kecil yang ujungnya runcing dari dalam tas sambil mengatakan akan membunuh korban, teman-teman korban spontan menarik koban dan dinaikkan di dalam mobil untuk menghindar dari pelaku. Pelaku sempat mengejar menggunakan sebuah bentor akan tetapi tidak bisa mengejar korban. Keesokan harinya pelaku datang lagi ke tempat kerja korban untuk mencari korban tetapi tidak bertemu karena jadwal korban pada saat itu off.

Peristiwa tersebut baru di ketahui oleh ayah korban sehingga pada hari Selasa tanggal 18 Februari 2020 pukul 09.45 Wita korban didampingi oleh ayahnya melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Kotamobagu Kompol Johan Damopolii membenarkan laporan tersebut.

“Sudah diterima, sementara ini dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan alat bukti,” tutur Kapolsek.

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Polisi Bekuk Terduga Pencuri Handphone

Ini Salah Satu Indikator Diraihnya Penghargaan SAKIP Dari Kemenpan

Related posts
Your comment?
Leave a Reply