Kepada media ini Junaidi atau akrap disapa ayuks ini mengungkapkan Kecintaannya terhadap seni lukis sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan mulai berani dikembangkan menjadi usaha sejak tahun 1990-an.

Dalam sehari Junaidi bisa memproduksi 1 sampai 5 buah lukisan. Harga lukisan juga variatif, tergantung bahan baku yang digunakan, berkisar Rp.200.000,00 – Rp. 2.000.000,00.

“Pastinya harga jualnya beda. Karena kalau di kanvas bisa bertahan hingga belasan tahun, tapi kalau di kain hanya 5 tahunan, bisa pudar,” jelas Junaidi.

Junaidi berharap, agar para pekerja seni tidak patah semangat dan terus berkarya.

“Dan bagi penikmat seni, semoga lebih menghargai karya seni,” singkatnya.

Ia juga mengungkapkan, kalau dirinya siap untuk berbagi bakatnya ini untuk anak- anak yang ada di kotamobagu dan sekitarnya dengan membuka kelas diliar sekolah khusus ubtuk melukis.