Praktek Mafia Tanah Desa Lanut Makin Jelas, Pemilik Bakal Lapor Polisi

73 Viewed Kotamobagu Online 0 respond

Kotamobaguonline.com BOLTIM – Praktek mafia tanah di desa Lanut kecamatan Modayag kabupaten Boltim rupanya makin jelas saja.

Ini setelah adanya fakta mengejutkan datang dari pemilik tanah sah yang  berlokasi di perkebunan Bohusami yakni Decki Posumah Kapoh.

Dimana fakta yang ada, menjelaskan bahwa kepemilikan tanah atas nama tersebut sudah sejak tahun 1978 silam dengan luas 40 Hektar,  yang dibuktikan surat asli dari Agraria atau Pertanahan.

” Semua surat surat kepemilikan asli dan sah dari agraria,” Ujar orang dekatnya.

Sementara, yang terjadi saat ini menyebutkan bahwa sebahagian tanah miliknya itu, sudah di duduki oleh beberapa oknum dengan bukti kwitansi pembelian yang disahkan pemerintah desa setempat.

Informasi yang didapati, bertindak sebagai pengukur lahan yang dijual adalah kepala dusun tiga desa Lanut yani JM Alian Jhon.

Parahnya lagi, dalam jual beli bodong itu, ada sebidang tanah yang lokasinya  sama, dibeli oleh beberapa orang sehingga surat jual belinya yang dikeluarkan ganda.

Seperti yang dibeli oleh Fecki Ocota pada tahun 2006, juga didapati dibeli lagi oleh Untung Agustanto pada tahun 2019 lalu.

Anehnya praktek mafia tanah ini diketahui persis oleh pemerintah desa setempat, namun hanya dibiarkan begitu saja seoalah olah tidak ada masalah atas kepemilikan tanah.

Keluarga pemilik tanah berharap adanya penyelesaian dari pemerintah desa dan kecamatan untuk kepemilikan tanah ini.

” Kalau tidak ada upaya penyelesaiannya kami akan lewat jalur hukum, kami akan laporkan ke polisi dan kejaksaan untuk diproses, ” tandas keluarga.

 

 

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Kepala Dusun Desa Lanut Diduga Mafia Tanah

Perangi Corona, DPRD Boltim Siapkan Dana Rp500 Juta

Related posts
Your comment?
Leave a Reply