Beranda Advertorial Ranperda APBD Bolmong TA 2021 dan Inisiatif DPRD Ditetapkan Menjadi Perda

Ranperda APBD Bolmong TA 2021 dan Inisiatif DPRD Ditetapkan Menjadi Perda

51
0

ADVETORIAL

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahun Anggaran (TA) 2021 resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Penetapan Perda APBD Bolmong TA 2021 tersebut, diresmikan lewat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, Senin (30/11/2020).

Rapat yang digelar diruang paripurna DPRD tersebut, di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Welty Komaling dan Wakil Ketua I DPRD Sukron Mamonto, serta turut di hadiri Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, Asisten I, II dan III, Sekretaris Dewan, para kepala-kepala OPD, dan seluruh Anggota DPRD Bolmong.

Selain menetapkan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 menjadi Perda, rapat paripurna tersebut juga dirangkaikan dengan penetapan Empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong menjadi Perda.

Ada pun Ranperda Inisiatif DPRD yang ditetapkan menjadi Perda yakni, tentang (1) Pajak Sarang Burung Walet, (2) Irigasi, (3) Pencegahan dan Penanggulangan Rabies, dan (4) Pelestarian Nilai Kearifan Lolak serta Penggunaan Pakaian dan Bahasa Daerah.

Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling saat memimpin rapat mengatakan pelaksanaan rapat paripurna hari ini, sudah sesuai dengan tata tertib DPRD, dimana melihat dari daftar hadir Anggota DPRD Bolmong, maka rapat ini Korum dan terbuka untuk umum.

“Sebelumnya, telah dilaksanakan rapat paripurna Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara DPRD dan Pemkab Bolmong, Kemudian paripurna pembicaraan Tingkat I tentang Ranperda APBD Bolmong TA 2021, dan setalah melalui pembahasan Tim Bagian Anggaran DPRD Bolmong maka dilaksanakannya paripurna pembicaraan Tingkat II tentang Penetapan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 hari ini,”ujar Welty.

Welty pun mempersilakan enam fraksi DPRD Bolmong untuk menyampaikan pandangannya, melalui juru bicara yang telah disepakati keenam fraksi, ibu Satira Manoppo Anggota DPRD Bolmong dari Partai PPP membacakan pandangan enam frasi tersebut. Dimana keenam fraksi itu menyetujui Ranperda APBD Bolmong TA 2021 untuk ditetapkan menjadi Perda.

Selanjutnya, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mempersilakan Anggota DPRD Bolmong dari partai PPP Harianti Kyai Mastari yang tergabung dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) untuk menyampaikan hasil konsultasi ke Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) tentang Empat Ranperda inisiatif DPRD Bolmong hingga bisa ditetap menjadi Perda.

Rapat pun dilanjutkan dengan penandatanganan bersama penetapan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 dan Empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong menjadi Perda, oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Wakil Ketua I DPRD Sukron Mamonto dan Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow.

Usai melakukan penandatanganan, Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya menyampaikan, paradigma pengelolaan keuangan daerah yang menerapkan prinsip anggaran berbasis kinerja berpengaruh terhadap beberapa tahapan penyusunan anggaran.

“Yang mana, di setiap proses perencanaannya harus dilandasi dengan transparansi dan akuntabilitas serta secara ekonomis, efisien dan efektif, yang kesemuanya itu mampu mencerminkan pengelolaan keuangan dalam rangka memberikan fungsi pelayanan publik yang utuh,” ucap Bupati

Lanjut, Yasti Hal ini merupakan implementasi dari fungsi perencanaan dan koordinasi, serta fungsi pengendalian dan evaluasi pelaksanaan strategi kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengelola manajemen keuangan yang lebih baik lagi.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa sebelum Ranperda ini ditetapkan, kita semua baik itu pihak eksekutif maupun legislatif, telah melaksanakan pembahasan yang sistematis dan terencana guna menyampaikan persepsi dan pemahaman terhadap setiap perencanaan pembangunan pemerintahan di setiap perangkat daerah,” beber Bupati.

Bupati Yasti mengatakan, dalam penyusunan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 masih terdapat banyak program dan kegiatan yang belum terakomodir, dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Namun hal tersebut bukanlah kendala, tetapi harus dijadikan motivasi untuk lebih giat lagi mencari sumber-sumber pendapatan lainnya guna memenuhi kebutuhan dalam pembiayaan pembangunan di daerah.

“Untuk itu, kembali saya mengajak kepada kita semua, mari sama-sama kita benahi dan perbaiki pengelolaan keuangan di darah yang kita cintai ini. Khususnya dalam hal pengelolaan barang milik daerah, agar di tahun-tahun selanjutnya kita akan memperoleh dana yang lebih besar lagi dari Pemerintah Pusat. Sehingga dana tersebut dapat kita gunakan dalam program dan kegiatan yang belum sempat terakomodir,” beber Bupati.

Untuk menyikapi empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong, Bupati Yasti menuturkan, selaku Pemkab Bolmong, pihaknya menyetujui empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda.

“Dengan ditetapkannya Ranperda APBD Bolmong TA 2021 dan Empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong menjadi Perda, Saya atas nama Pemkab Bolmong mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Bolmong dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) karena telah selesai membahas dan memberikan masukan serta koreksi dan saran positif dalam penyempurnaan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 dan Empat Ranperda Inisiatif DPRD Bolmong,” tutur Bupati. (Jr/Adve)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.