Kasus Ayah Cabul Anak Kandung Dapat Pendampingan Khusus DP3A Bolmong

81 Viewed Kotamobagu Online 0 respond

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Kasus pencabulan anak di bawa umur yang terjadi di salah satu desa, di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong.

Diketahui, kasus cabul tersebut dilakukan oleh seorang laki-laki yang berinisial SM (40 thn) yang tak lain adalah ayah kandung korban, sebut saja GM (13 thn).

Kepala DP3A Bolmong Farida Mooduto, menuturkan bahwa, saat ini pelaku sudah ditahan di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Lolak.

“Iya, tersangka tidak melarikan diri dan saat ini sudah diamankan di Polsek Lolak,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (23/06/2020).

Menurutnya, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Bolmong juga telah menerima laporan kasus cabul tersebut.

“Usai menerima laporan, kami langsung melakukan pendampingan, mulai dari Polsek Lolak, hingga saat melakukan visum di Rumah Sakit,” ujar Farida.

Tak hanya itu, lanjut Farida, pihaknya juga akan melakukan konseling awal, dan berlanjut hingga pendampingan psikolog dan peksos, guna untuk memulihkan kondisi korban.

“Kami akan terus berikan pendampingan, sampai korba betul-betul sudah tidak trauma lagi,” kata Farida.

Untuk kasusnya, kata Farida, pihaknya akan mengawal sampai selesai dan akan memperjuangkan agar pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.

“Kami akan kawal kasus ini, hingga tersangka mendapatkan hukuman yang berat, hal ini kami lakukan agar ada efek jera buat para pelaku dan predator anak di luar sana, sehingga bisa mengurangi angka pelecehan seksual anak di wilayah Kabupaten Bolmong,” tutur Farida. (Jr)

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Lurah Kotobangon Polisikan Akun FB Yang Sebarkan Fitnah Soal KUBE

Polsek Lolak Kembali Amankan Seorang Laki-Laki Yang Tegah Cabuli Anak Kandungnya

Related posts
Your comment?
Leave a Reply