Hadapi Wabah Covid-19, DKP Bolmong Siapkan 6 Ton Beras

73 Viewed Kotamobagu Online 0 respond

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Langka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam melakukan pencegahan dan penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus dilakukan. Mulai dari pengumuman surat himbauan, surat penetapan status bencana non alam virus Covid-19 serta penyemprotan disinfektan di tempat-tempat dan fasilitas umum yang ada di Kabupaten Bolmong.

Tak tangung-tangung, Pemkab Bolmong pun telah mempersiapkan diri, untuk mengantisipasi segala kemungkinan, jika sebentar nanti terjadi Lock Down karena wabah Covid-19 ini. Khusus untuk persiapan cadangan pangan beras, Pemkab Bolmong telah menyiapkan sementara melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) sebanyak 6 ton.

“Ya, sesuai dengan RKA DKP Bolmong, cadangan pangan beras yang ada kurang lebih 6 ton, ini persiapan sementara yang ada di DKP Bolmong,” Ungkap Kepala DKP Bolmong I Nyoman Sukra. Senin (30/03/2020) saat di temui diruangan kerjanya.

Dirinya pun menjelaskan, bahwa sebenarnya cadangan pangan beras ini, berjumlah 7 ton, namun karena wilayah Kabupaten Bolmong belum lama ini telah mengalami musibah banjir bandang dan tanah longsor, maka 1 ton beras telah diberikan kepada masyarakat yang terdampak dari musibah tersebut.

“Kami selalu siap, jika ada perintah dari pimpinan, untuk membagikan cadangan beras ini kepada masyarakat, kami akan bagikan, intinya Pemkab Bolmong selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi akibat wabah Covid-19,” jelasnya.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu juga dirinya telah berkordinasi dengan Kepala Bulog BMR, terkait dengan persediaan pangan beras yang ada di gudang bulog saat ini.

“Jadi, pada waktu itu, kepala Bulog BMR mengatakan, cadangan pangan beras yang ada di gudang bulog saat ini, dimungkinkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat BMR selama 4 bulan kedepan, jika memang terjadi Lock Down karena wabah Covid-19,” bebernya.

Selain itu, sambungnya, pada tahun ini juga, DKP Bolmong telah melakukan pembinaan terhadap 2 Gapoktan melalui Anggaran APBN dan juga 2 Gapoktan lainnya, hasil dari pembinaan tahun kemarin.

“Jadi, Jika memang nanti terjadi Lock Down, maka persiapan lainnya, kami meminta kepada 4 gapoktan tersebut, yakni 2 gapoktan program penumbuhan yang di biayai APBN dan juga 2 Gapoktan program pengembangan hasil dari pembinaan tahun kemarin, agar kiranya dapat mengelar pangan murah, tentunya dengan melihat kondisi yang terjadi akibat wabah Covid-19 nantinya,” tandasnya. (Jr)

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Disperidag dan ESDM Bolmong Terus Memantau Harga Bapok di Pasar

Pelayanan Pasien Covid-19 di RSUD Datoe Binangkang Sudah Sesuai SOP

Related posts
Your comment?
Leave a Reply