Beranda Bolmong Gelar Rakor Bersama Seluruh Stakeholder, Bawaslu Bolmong Perkuat Pengawasan Pemilu

Gelar Rakor Bersama Seluruh Stakeholder, Bawaslu Bolmong Perkuat Pengawasan Pemilu

40
0

Kotamobaguonline.com, BOLMONG— Demi suksesnya tahapan pemilihan calon Gubernur Dan Wakil Gubernur di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2020 ini. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama seluruh Stakeholder yang ada di Bolmong.

Bertempat di kedai Nafisa Lolak, Jum’at (11/09/2020). Rakor bersama perwakilan masing-masing Stakeholder ini bertujuan untuk tercapainya pemilihan umum (Pemilu) yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Serta terus menjaga sinergitas antara Bawaslu dan Stakeholder di Bolmong, sebab pelaksanaan Pemilu di Sulut tidak lama lagi akan berlangsung.

Komisioner Bawaslu Bolmong Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga Pangkerego mengatakan, sebuah pesta demokrasi tanpa campur tangan dari semua pihak adalah non sense.

“Bagaimana mewariskan demokrasi yang sehat, menciptakan sebuah Pemilu yang betul-betul bisa dipercaya. Hari ini di Bolmong, kita harus menciptakan demokrasi yang menjadi bagian dari sejarah kita. Sehingga Bawaslu begitu antusias tentang bagaimana menegakkan keadilan di dalam Pemilu nanti,” ucap Pangkerego.

Selain itu, dirinya juga berharap dalam tahapan Pilgub yang tidak lama lagi diselenggarakan, harus ada sinkronisasi data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolmong.

“Selain itu, penempatan Alat Peraga Kampanye (APK) harus tertib, sehingga kwalitas Pemilu kali ini, benar-benar terpercaya,” ujar Pangkerego.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Bolmong Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Jerry S. Mokoolang berharap, kiranya seluruh stakeholder yang hadir dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat yang ada, agar mereka dapat memahami aktivitas Pemilu yang berintegritas tanpa terlibat money politik/politik uang, yang dapat menjurus kepada tindak pidana pemilu.

“Keutamaan dalam pencegahan pelanggaran pemilu adalah dalam diri kita masing-masing, oleh karena itu pentingnya soliditas agar penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan sukses,” ungkap Mokoolang.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap dalam Rakor ini bisa menghasilkan output terkait dengan kesiapan Bolmong dalam menghadapi tahapan masa kampanye yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2020 nanti.

“Sangat dibutuhkan keterlibatan masyarakat dan ormas supaya ikut serta dalam mengawal pesta demokrasi ini. Sama-sama kita awasi sehingga kita bisa menikmati hasil Pemilu yang betul-betul berkwalitas,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Afif Zuhri Komisioner KPU Bolmong Divisi Perencanaan, dan Data, mengatakan bahwa pemutakhiran data pemilih masih tetap berada pada proses perbaikan nama-nama yang belum terdata.

Adapun data-data yang dilaporkan kepada KPU, nanti akan di rampung dan tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memasukan data dari masyarakat yang sudah berumur 17 tahun atau yang sudah menikah.

Sementara untuk pemutakhiran data yang berbentuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) KPU masih membutuhkan organ-organ dari berbagai pihak ketika adanya masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih sementara supaya dapat dilaporkan langsung kepada PPK, PPS, atau KPU.

“Harapannya, Pemilu berjalan dengan lancar sesuai tahapan, dan partisipasi masyarakat bisa meningkat,” tutupnya.

Sekadar diketahui, hadir dalam Rakor tersebut keterwakilan dari pihak TNI, Polri, KPU, Ormas, Parpol, Perwakilan Pemerintah, Sangadi, dan Masyarakat. (Jr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.