Beranda Bolmong Bolmong Masuk Dalam 418 Titik Crash Program Pertashop Kemendagri

Bolmong Masuk Dalam 418 Titik Crash Program Pertashop Kemendagri

29
0

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengikuti rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang percepatan program pembangunan pertashop di desa-desa. Rabu (09/09/2020) di lantai I Kantor Bupati Bolmong via Video Conference (Vidcon).

Dalam rapat tersebut. Dari 418 titik tahap awal crash program pertashop di desa se-Indonesia. Tiga desa diantaranya ada di Kabupaten Bolmong.

Program ini merupakan kerjasama Kemendagri dengan PT Pertamina. Dimana, tiga desa di tiga kecamatan di Kabupaten Bolmong termasuk dalam titik program tersebut.

Dalam Vidcon tersebut, Kemendagri meminta agar Bupati Bolmong memberikan bantuan berupa kemudahan perizinan selama tiga bulan sebagai tahap awal crash program. Pada tahap awal ini, ada 418 titik pembuatan pertashop, dimana Bolmong termasuk di dalamnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Bolmong Tonny Susanto Toligaga dalam laporannya mengatakan, program pertashop di desa dimaksudkan untuk mendukung pemenuhan bahan bakar minyak (BBM) di desa tersebut.

Dimana kata dia, desa yang termasuk ke dalam program ini belum terjangkau akses Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Caranya dengan memanfaatkan aset desa melalui kerjasama dengan Pemerintah Desa dan mitra swasta.

Menurutnya, tahap awal crash program pertashop maka diluncurkan pembangunan pertashop di 418 titik yang secara manajerial pengelolaan oleh PT. Pertamina Retail berlangsung selama tiga bulan, selanjutnya diserahkan ke BUMDES.

Desa yang masuk crash program untuk Bolmong lokasinya yaitu Desa Modomang, Kecamatan Dumoga Timur, Desa Tapadaka Satu, Kecamatan Dumoga Utara dan Desa Lolayan, Kecamatan Lolayan.

Adapun produk yang tersedia adalah BBM jenis pertamax, brigth gas dan pelumas yang didatangkan langsung dari integrated terminal Bitung.

‚ÄúProgram pertashop diluncurkan dengan tujuan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat desa untuk mendapatkan akses BBM. Sekaligus memberikan dampak ekonomi dan nilai tambah aset bagi pemerintah desa,” tuturnya. (Jr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.