DPRD Kotamobagu Pertanyakan Pembayaran 400 Juta di Proyek Fisik 6 M RSUD Pobundayan

34 Viewed Kotamobagu Online 0 respond

Kotamobaguonline.com KOTAMOBAGU – Lagi-lagi Komisi III DPRD Kotamobagu menemukan keganjalan di pengerjaan proyek fisik Rumah Sakit Umum Daerah Pobundayaan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2018 lalu. DPRD menemukan ada dana siluman pada pembayaran hutang sebesar 6 miliard.

Tak tanggung tanggung, dana siluman yang ditemukan itupun sebesar 400 juta atau 30 persen yang dibayarkan kepada pihak kontrkator di akhir tahun anggaran 2018.

Ini terkuak saat DPRD menggelar Hearing dengan pihak rumah sakit mulik daerah dan sejumlah instansi terkait. dimana Ketua Komisi III Herdy Korompot mempertanyakan pembayaran dana senilai 400 juta itu.

Menurut Herdy kas keuangan pemerintah kota waktu itu kosong untuk membiayai proyek yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Itu karena Kementrian Keuangan tidak mencairkan DAK pemerintah kotamobagu akibat keterlambatan melaporkan realisas penggunaan DAK.

“ Terus dari mana dana 400 juta itu, inikan siluman yang kita temukan. selain itu kita juga mempertanyakan keberanian pihak kontraktor mengerjakan proyek sementara tidak ada dana,” ucap Herdy.

Herdy menyayangkan pembayaran dana 400 juta itu yang diambil pemerintah kota melalui kas Dana alokasi umum (DAU).

Mernurutnya, seharusnya pemerintah kota harus berkonsultasi terlebih dahulu ke BPK sambil menungguh hasil audit.

“ Sebelumnya kita komisi III sudah mengingatkan agar sebelum diambil dari DAU, harus konsultasikan dan minta persetujuan dari BPK. Tapi ternyata itu tidak dilakukan, nanti belakangan diketahui kalau pembayaran sudah dilakukan, dan semestinya ini tidak bisa terjadi,” katanya.

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Akademisi Sebut Anggota DPRD Sulut Ini Tak Paham Soal Disclaimer

Inilah ASN Yang Bakal Jabat Kepala Dinas dan Badan di Pemkab Bolmong Hasil Seleksi

Related posts
Your comment?
Leave a Reply