Beranda Berita Utama Kepala BP2MI-RI Benny Ramdhani Sampaikan Ini Di Seminar Bersama IKTGM Kotamobagu

Kepala BP2MI-RI Benny Ramdhani Sampaikan Ini Di Seminar Bersama IKTGM Kotamobagu

110
0
Kotamobaguonline.com KOTAMOBAGU -Untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi para pekerja Imigran, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP2MI, Benny Ramdhani (BRANI), bersama Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu, melakukan penandatanganan nokta kesepahaman perjanjian kerjasama sama.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus STIKES Graha Medika Kotamobagu ini, selain Kepala BP2MI, Benny Ramdani (BRANI) bersama stafnya, juga dihadiri seluruh jajaran IKTGM antara lain, Rektor Heriyana Amir, S. Kep, M. Kep, serta seluruh jajaran Dosen dan Mahasiswa Stikes.
Benny Ramdhani juga dalam kesempatan itu memberikan suport terhadap seluruh mahasiswa yang berkuliah di kampus IKTGM STIKES Kotamobagu.
Menurutnya, para mahasiswa dan mahasiswi harus mampu memberikan implementasi dari ilmu yang diperoleh untuk masyarakat.
“Sehingga setelah menyelesaikan study mampu mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat dan mengimplementasikan ilmunya agar lebih bermanfaat memdatangkan income jika perlu mempu membuka peluang peluang kerja bagi orang lain,” jelas BRANI julukan bagi Benny Rhamdani.
Terlebih ditambahkan Benny, menghadapi masa Pandemi serta era globalisasi seperti saat ini, diperlukan SDM-SDM yang benar-benar handal dan mampu bersaing dalam bidang pendidikan dan teknologi, untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Ada tantangan yang cukup serius ditengah kondisi pandemi, dimana angka pengangguran bertambah, angkatan kerja meningkat, padahal disisi lain diluar negeri peluang kerja sangat terbuka lebar terutama tenaga spesifik seperti lulusan Nurse, Advokasi yang setiap tahun semakin bertambah. Bahkan di Tahun 2022 Pemerintah mencatat ada kurang kebih 26.000 lulusan di dua kejuruan tersebut. Sementara yang terserap hanya berkisar 50 sampai 60%, berarti ada sekitar 40-an % lainnya menjadi pengangguran,” terang BRANI.
Dirinya juga membuka tawaran kepada para mahasiswa yang ingin menambah pengalaman kerja di luar negeri. Sebab kata dia, kebutuhan akan tenaga kesehatan di luar negeri sangatlah besar.
“Lewat kesempatan ini kami menawarkan, agar mari kita melihat peluang kerja di luar negeri, dan kami dapat meyakinkan bahwa negara negara yang membutuhkan tenaga kesehatan sangat meningkat. Diantaranya Jepang, Hongkong, Singapur, Thaiwan, bahkan negara Eropa diantaranya Jerman, negara Timur Tengah dan Uni Emirat Arab. Dan kami sudah melakukan Momerandum Of Understanding (MOU) dengan negara-negara tersebut,” ungkap BRANI mantan Aktivis 98 ini. (Ceq)
Artikulli paraprakPasar Tradisional Genggulang Segera Beroperasi
Artikulli tjetërBenny Rhamdani Ajak Jemaat Gereja Bukit Sion Untuk Manfaatkan Peluang Kerja Di Luar Negeri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.