Beranda Berita Utama Reparasi Jam Harus Bermodal Pengalaman

Reparasi Jam Harus Bermodal Pengalaman

29
0
Kotamobaguonline.com KOTAMOBAGU – Menggeluti sebuah usaha untuk mendatangkan rejeki harus disertai kesabaran dan bersungguh-sungguh untuk menjalankannya. Demikian bisnis dalam usaha perbaikan jam tangan atau jam rumahan yang disebut Reparasi Jam. Disamping mempunyai keahlian ia juga harus disertai dengan keseriusan apalagi saat bekerja.
Demikian usaha ini ditekuni Upin, warga Kecamatan Kotamobagu Barat. Dengan peralatan seperti pingset, obeng hingga jarum pentul, terlihat tergeletak di meja sebagi tukang servis jam.
Jika sedang bekerja, nampak dirinya memakai kaca pembesar di mata kiri sambil memegang jam tangan di tangannya. Alhasil dengan keahlianya ini ia dapatkan 200 ribu sekali servis jika jam tangan adalah otomat.
“Dalam sehari ada yang datang satu atau dua orang yang menyuruh saya untuk memperbaiki jam mereka yang sudah tidak berjalan. Saya pun memeriksa tingkat kerusakannya, jika hanya batrey yang habis, maka saya hanya meminta 50 ribu rupiah sebagai upah harga batrey dan pemasangan,” ungkap Upin yang mangkal di jalan Kartini Kotamobagu.
Meski demikian, di tengah Pandemi saat ini masih ada juga masyarakat yang datang menyuruh memperbaiki jam mereka, baik jam tangan atau jam dinding rumahan.
“Lumayan dapat rejeki, sehari 150 sudah sangat bersyukur,” kata Upin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.