Beranda Berita Utama Sekitar 20 Ribu Pemilik BPJS KIS Kotamobagu Di Non Aktivkan

Sekitar 20 Ribu Pemilik BPJS KIS Kotamobagu Di Non Aktivkan

158
0

Kotamobaguonlien.com KOTAMOBAGU – Sejumlah masyarakat Kota Kotamobagu mengeluhkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) BPJS milik Pemkot Kotamobagu yang tidak aktiv lagi saat dipakai untuk berobat ke Rumah Sakit.

“Kami dimintai biaya pengobatan karena kartu BPJS yang diberikan oleh Pemerintah sudah tidak aktiv lagi. Seharusnya ada pemberitahuan kepada kami agar kami tidak tidak terjebak saat masuk ke Rumah Sakit,” kata salah satu warga Kecamatan Kotamobagu Barat yang meminta namanya tidak di publis.

Sementara Kepala Kantor Pelayanan BPJS Kota Kotamobagu, Suci Wulandari, menjelaskan, jika anggaran BPJS yang dibiayai oleh Pemerintah Kota, dikurangi sebanyak 20 ribu orang.

“Untuk tahun 2021 pemkot hanya menganggarkan 15.000 peserta dibandingkan tahun 2020 tang dianggarkan sebanyak 35.000 peserta dan Kotamobagu UHC. Alasanya karena tahun 2021 efesiensi anggaran untuk penanggulangan pendemi Covid-19,” terang Wulandari

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot, mejelaskan pengurangan peserta BPJS milik Pemkot Kotamobagu disebabkan adanya Pandemi Covid-19.

“Pengurangan ini karena pandemi sehingga di refokusin anggaranya untuk penanganan Covid-19. Untuk data kami kembalikan ke Kelurahan Desa yang mendata siapa masyarakat yang benar-benar perlu diberikan tanggungan BPJS,” kata Tanty.

Ia juga berharap agar setelah pandemi berlalu maka seluruh BPJS Pemerintah untuk masyarakat Kota Kotamobagu akan kembali dianggarkan

“Semoga dengan berakhirnya pandemi ini maka pemerintah akan kembali mengganggarkannya lagi,” jelas Tanty

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.