Beranda Bolmong Ahmad Yani: PMK, Dandes Tahap 1 Fokus Pada Penanganan dan Pencegahan Covid-19

Ahmad Yani: PMK, Dandes Tahap 1 Fokus Pada Penanganan dan Pencegahan Covid-19

196
0
169 Desa di Bolmong Belum Ajukan Pencairan Dandes Tahap III
Ahmad Yani Damopolii

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Anggaran Dana Desa (Dandes) tahap 1, di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), seluruhnya difokuskan pada penanganan dan pencegahan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bolmong, Ahmad Yani Damopolii, bahwa berdasarkan peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Pengunaan Dandes untuk Covid-19 itu sebesar 25 sampai 30 persen dalam setiap desa.

“Jadi, untuk anggaran Dandes di atas 800 juta sampai 1,2 miliart pertahun, itu 30 persen sedangkan untuk anggaran Dandes dibawa 800 juta sampai 700 juta pertahun itu 25 persen,” ucap Ahmad Yani. Senin (27/04/2020)

Namun, lanjutnya dalam penerapan aturan Mendes PDTT tersebut, kembali diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 40 tahun 2019 tentang teknis pengunaan Dandes, dimana meyebutkan anggaran Dandes tahap 1 semuanya di geser dan difokuskan pada pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 selama 3 bulan kedepan terhitung sejak bulan April 2020.

“Jadi, dalam PMK tersebut telah diatur, pencairan Dandes tahap 1 sebesar 40 persen, semuanya difokuskan pada pencegahan dan penanganan Covid-19 di setiap desa, pergeseran anggaran ini dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 600 ribu per Kepala Keluarga (KK). Dimana untuk bulan April ditanguhkan sebesar 15 persen dari paguh anggaran, bulan Mei juga 15 persen serta bulan Juni 10 persen,” jelasnya.

Sambungnya, dalam aturan PMK semuanya di fokuskan pada Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 600 ribu setiap bulan. Maka masyarakat akan menerima BLT tersebut selama 3 bulan lamanya.

“Untuk masyarakat yang sudah memiliki rekening akan di transfer langsung (non tunai) namun yang tidak memiliki rekening akan diberikan langsung (tunai). Tetapi bantuan BLT ini dikhususkan untuk masyarakat miskin yang terdampak dan yang belum perna menerima bantuan jenis apapun termasuk PKH,” bebernya.

Untuk itu, dirinya berharap agar setiap desa yang ada di Kabupaten Bolmong, kiranya dapat segera menindaklanjuti aturan dari PMK ini, agar tidak menjadi kendala pada pencairan Dandes tahap dua nanti.

“Kepada desa-desa yang sudah mencairkan tahap satu, diharapkan agar tidak melakukan pekerjaan atau kegiatan lain, selain untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 dan diharapka untuk segera merubah kembali APBDesnya,” tuturnya. (Jr)

Artikulli paraprakGedung Rusunawa Disiagakan Jadi Tempat Isolasi
Artikulli tjetërDitangan TBNK Pemkot Kembali Raih Penghargaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.