Beranda Advertorial Pemkab Bolmong Gelar Assessment Test 54 JPT Pratama Selama 3 Hari

Pemkab Bolmong Gelar Assessment Test 54 JPT Pratama Selama 3 Hari

126
0
Kotamobaguonline.com, BOLMONG –
assessment test yang di gelar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) sebagai salah satu syarat untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemkab Bolmong, sudah memasuki tahap akhir atau memasuki hari ketiga. Rabu (26/06/2019) di aula lantai II Hotel Sultanraja Kota Kotamobagu.
Kegiatan ‘assessment test’ yang resmi dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang, pada Senin (24/06/2019) ini telah diikuti oleh 54 peserta rekrutmen terbuka JPT Pratama.
Dimana yang bertindak sebagai tim assessor atau penilai, yang akan menguji kompetensi peserta sesuai dengan Jabatan yang dilamar, terdiri dari tiga orang, dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Makassar, di antaranya Muhammad Khaidir, Lendrawati, dan Dinarwati.
Sekda Tahlis Gallang yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama Tahun 2019, dalam sambutannya saat membuka kegiatan, meminta kepada seluruh peserta untuk serius mengikuti tahapan tes saat ini.
“Semua peserta harus serius mengikuti setiap tahapan tes selama 3 hari, yang akan diujikan oleh tiga orang penilai atau assessor,” ungkap Tahlis.
Lanjut Sekda, dalam assesment test ini, terdapat beberapa komponen penilaian diantaranya. Kompetensi Teknis, yaitu untuk mengukur tingkat dan spesialisasi pendidikan, yang pernah mengikuti pelatihan teknis fungsional dan pengalaman bekerja secara teknis, dan Kompetensi Manajerial yaitu diukur dari tingkat pendidikan, diklat struktur dan manajemen, dan pengalaman kepemimpinan.
“Selain dua komponen penilaian di atas, ada juga komponen penilaian tentang Kompetensi Sosial Cultural, terkait dengan pengalaman bekerja dalam  kemajemukan masyarakat baik, suku, agama maupun budaya. dan Kompetensi Pemerintahan,” jelas Sekda.
Sementara itu, Ketua tim penilai atau assessor dari PPSDM Muhammad Khaidir, mengungkapkan kebanggaannya karena telah diberikan kesempatan untuk menjadi satu dari tiga tim penguji.
“Kegiatan ini akan memberikan nilai jihad kepada 54 peserta, dimana mereka akan kami uji dan nilai sesuai dengan berkompeten bidang instansi yang dilamar,” tutur Khaidir
Menurut dia, di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, menyebutkan bahwa setiap ASN yang akan menduduki JPT, harus memiliki kompetensi.
“Assesment test ini merupakan salah satu syarat bagi mereka calon yang akan menduduki JPT Pratama/eselon II. Dimana 54 Peserta akan kami uji secara tertulis, wawancara dan praktek, yang  meliputi penilaian kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompentesi sosial cultural yang mereka miliki,” tungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.