Gula Merah Batok Desa Moyag Diolah Dengan Alat Sederhana

21 Viewed kifly koto 0 respond
Gula Merah Batok Diolah Dengan Alat Tradisional
Tempurung kelapa yang digunakan sebagai cetakan gula merah

Kotamobaguonline.com, KOTAMOAGU — Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur terkenal dengan sentra gula merah. Di desa ini, proses pengolahan gula merah masih menggunakan peralatan tradisional.

Seperti salah satu petani gula aren Santoso Mamonot (33) yang menamakan produksi gula merahnya, gula merah batok, mengatakan, pengolahan dengan alat tradisional sudah dilakukan turun temurun oleh keluarganya.

Peralatan sederhana seperti, wajan digunakan untuk memanaskan nira aren sehingga sebagian besar kandungan air menguap;

Pengaduk terbuat dari kayu atau bambu. Digunakan untuk mengaduk-aduk nira aren agar tidak hangus dan rata panasnya selama proses pembuatan;

Saringan. Alat  yang terbuat dari kain saring halus (kasa). Berfungsi untuk menyaring nira aren agar terbebas dari kotoran; Dan

Cetakan. Tempurung kelapa untuk mencetak gula aren.

Hasil olahan gula merah Santoso ini dipasarkan dengan dua macam ukuran seharga Rp10.000 dan Rp15.000.

“Pemasarannya sudah samapai Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Tomohon, Bitung dan Manado. Alhamdulillah bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkap Santoso.

kifly koto

Don't miss the stories follow KOTAMOBAGUONLINE.COM and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Kotamobagu Terima Bantuan 7 Unit Kendaraan Pengangkut Sampah

Kotamobagu Terima Bantuan 7 Unit Kendaraan Pengangkut Sampah

Lurah Gogagoman Bersama Polsek Kotamobagu Pantau Jalannya Ibadah Natal

Lurah Gogagoman Bersama Polsek Kotamobagu Pantau Jalannya Ibadah Natal

Related posts
Your comment?
Leave a Reply