Beranda Berita Utama Bupati dan Wakil Bupati Bolmut Disumpah Dengan “Udiudi”

Bupati dan Wakil Bupati Bolmut Disumpah Dengan “Udiudi”

271
0
Bupati dan Wakil Bupati Disumpah Dengan
Suasana prosesi Udiudi

Kotamobaguonline.com, BOLMUT – “Kotintingo aneka kooraso kitaina, Kiombu Tuango Pangulu, Kiombu Apango Pangulu, dunako nianggato no kusara kuadato, nako poluluga lipu nonami.

Ko Tintingo aneka kooraso kitaina, Ki Doni Kiombu Pangulu, Ki Doni Apango ombu Pangulu, Duai mako udiudia.

Pogulea doa, ingia nia mai no Allahu ta’ala pikirango motuliru, ginaa moadilo, mo jujuru korayato, hukasa nia ambungo pintu no roziki ko tobo ko Bolango.

Tanga doka ki doni ombu Pangulu, ki doni apango ombu pangulu, dio mako mokopulingo kodooni gogule nia rayato aneka suango lipu,
Tantu kama udiudi kiotaini kaa ai mako moboli.

Ai mako ambungo mopo itoitomo kania ambungo vuingo.
Mako ambungo mopo itoitomo kania ambungo kolaagu.
Mako ambungo motato kania tabea simuto.
Mako ambungo Sumodupo ko huta kania ambungo lanango.
Mo pasu moinggagu kania Lalo”

Itulah sekelumit kalimat sumpah atau udiudi yang diucapkan oleh salah satu punggawa adat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Kalimat sumpah ini diucapkan saat digelarnya penobatan Bupati dan Wakil Bupati Bolmut, Selasa (16/10/2019), sebagai “Ombu Pangulu gu Ombu Apango Pangulu ko Lipu Bulango Mongonu Taara” yang digelar di Komalig Kaidipang, Bolmut.

Kalimat sumpah yang mengandung peringatan terhadap Pemimpin negeri ini merupakan kalimat yang diwariskan dari Kerajaan Kaidipang Besar saat penobatan Raja zaman dahulu.

Kalimat ini bermakna sebagai berikut:
Pada hari ini, yang dipertuan Pemimpin Negeri Bolaang Mongondow Utara telah diserahkan tampuk kepemimpinan terhadap rakyat dan negeri Bolaang Mongondow Utara.

Dan pada hari ini juga, Pemimpin negeri ini akan disumpah dengan kata udiudi.

Kiranya memohon Doa kepada Allah agar diberikan Fikiran lurus, hati yang adil, jujur pada rakyat dan dibukakan pintu rezeki di darat dan dilaut.

Namun apabila Tuan pemimpin negeri ini tidak bisa memenuhi keinginan rakyat, maka segala sumpah akan mengena pada Pemimpin negeri ini.

Akan menghitam seperti arang.
Akan menguning seperti kunyit.
Akan larut seperti garam.
Akan meresap dalam tanah seperti air.
Akan patah seperti cabang kering.

Itulah kalimat sumpah dalam prosesi Udiudi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari prosesi penobatan adat terhadap Bupati dan Wakil Bupati Bolmut, setelah dilantik beberapa waktu lalu.

ridwan lasamano

Artikulli paraprakGubernur dan Wagub Sulut Dianugerahi Gelar “Kidoni Kiombu”
Artikulli tjetërBupati dan Wabup Bolmut Dinobatkan Sebagai “Kidoni Kiombu Pangulu”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.