Beranda Berita Utama Pamkab Bolmong Gelar Uapacara Hardiknas

Pamkab Bolmong Gelar Uapacara Hardiknas

213
0
Pamkab Bolmong Gelar Uapacara Hardiknas
Wabup saat menyampaikan sambutan

Kotamobaguonline.com, BOLMONG –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (02/05/2018) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018.

Peringatan Hardiknas tahun 2018 tersebut dipimpin langsung Wabup, Yanni Ronny Tuuk STh MM, mewakili Bupati, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, dihalaman Kantor Bupati, Lolak dengan tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Pada kesempatan tersebut, Wabup dua periode ini membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mudhajir Effendy.

Menurut Yanny, pada momentum peringatan Hari Pendidikan tahun 2018 ini, Mendikbud berharap agar dijadikan momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tecermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini juga kita jadikan momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan,” ungkapnya.

Di era saat ini kata Yanni, pendidikan juga harus menyiapkan tenaga technocraft, tenaga terampil dan kreatif, yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat dan memiliki kemampuan berpresisi tinggi untuk mengisi teknostruktur sesuai dengan kebutuhan.

Meskipun demikian, pihak (Kementerian) juga mengakui bahwa belum semua wilayah tersentuh pembangunan insfrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan keindonesiaan.

“Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi ke dalam layanan pendidikan dan kebudayaan,” tuturnya.

Ia berharap, Guru, orang tua, dan masyarakat juga harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia. Tripusat pendidikan tersebut menurutnya harus secara bersamaan menjadi lahan subur tempat persemaian nilai-nilai religius, kejujuran, kerja keras, gotong-royong, dan seterusnya bagi para penerus kedaulatan dan kemajuan bangsa.

“Mau tidak mau dunia pendidikan dan kebudayaan pun harus terus-menerus menyesuaikan dengan dinamika tersebut. Cara lama tak mungkin lagi diterapkan untuk menanggapi tantangan eksternal. Reformasi sekolah, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme guru, kurikulum yang hidup dan dinamis, sarana dan prasarana yang andal, serta teknologi pembelajaran yang mutakhir, menjadi keniscayaan pendidikan kita,” harapnya.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak bergandeng tangan, bahu-membahu, bersinergi memikul tanggung jawab bersama dalam menguatkan pendidikan.

Selain jalur pendidikan formal yang telah berhasil mendidik lebih dari 40 Juta anak, pendidikan nonformal juga telah banyak memberikan andil dalam mencerdaskan bangsa.

“Pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur, baik jalur formal, nonformal, maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi. Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wabup Yanni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi. Yakni guru TK, guru SD, dan guru SMP serta pengawas.

Sekadar informasi, turut hadir dalam upacara tersebut yakni, seluruh jajaran Pemkab Bolmong, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Anggota DPRD, Forkopimda Bolmong, Camat, Lurah/Sangadi serta para pelajar.

(jumrin potabuga)

Artikulli paraprakPelaku Penghina Tatong Bara Dikutuk Dengan Prosesi Adat Odi-Odi
Artikulli tjetërBupati Yasti, Terima Penghargaan Top Pembina BUMD Tahun 2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.