Beranda Berita Utama Di Kotamobagu Ada Mie Tali Beha

Di Kotamobagu Ada Mie Tali Beha

228
0
Di Kotamobagu Ada Mie Tali Beha
Proses pembuatan mie

Kotamobaguonline.com, KOTAMOBAGU – Mie Tali Beha sebutan masyarakat Kotamobagu dengan jenis mie yang satu ini.

Fatni Bingkal (33) pengusaha mie ojo murni jaya, Desa Poyowa Besar mengatakan sebutan mie tali beha dikarenakan bentuk mie yang lebar.

Biasanya ia membuat mie tali beha jika ada pesanan dari pelanggan saja.

“Per hari pesanan 5 hingga 10 kg. Yang memesan rumah makan  dan warung kopi. Harganya 10 ribu rupiah per kg,” ujarnya.

Selain mie tali beha kata Fatni, dia juga menjual berbagai jenis olahan mie seperti mie alus, mie gaco dan mie sedang.

“Setiap hari kami menerima pesanan 100 kg mie alus, 5 kg mie gaco dan 25 kg mie sedang,” sebutnya.

Lanjut Fatni, jika pada hari-hari biasa ia melayani permintaan 100 hingga 150 kg perhari, pada bulan ramadan ini dan menjelang lebaran, permintaan mie meningkat hingga 200 kg perhari.

Ungkap Fatni, mie olahannya biasanya hanya bertahan semala 3 hari saja dan jika disimpan dalam kulkas  bisa sampai 1 minggu, itu dikarenakan ia tidak menggunakan pengawet makanan.

Dia juga mengatakan, keuntungan dari hasil penjualan mie 6 hingga 9 juta rupiah per bulan.

“Usaha ini sudah digeluti sejak 8 tahun lalu. Dari modal awal 500 ribu rupiah hingga sekarang omset mencapai 50 juta rupaiah per bulan. Setiap tahun pelanggan bertambah,” ujar Fatni lagi.

Meski demikian kata dia, dirinya masih mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

“Saya berharap ada bantuan gilingan mie dan mesin campur, karena masih menggunakan alat tradisional,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop-UKM), Herman J Arai mengatakan, usaha mie perlu dikembangkan serta dijaga higienisnya.

Ia menyarankan pengelolah usaha ini segera mengusulkan proposal lewat Dinas Sosial Kotamobagu untuk bantuan peralatan.

“Coba usulkan proposal, muda-mudahan pemerintah dapat membantu,”  kata Aray.

(kifly koto)

Artikulli paraprakPenjabat Wali Kota Sambut Tim Verifikasi Kota Layak Anak
Artikulli tjetërUsaha Produksi Meubel Masih Menjanjikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.