Beranda Berita Utama Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Kejari Bolmut Didemo

Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Kejari Bolmut Didemo

220
0
Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Kejari Bolmut Didemo
Rafik Patingki, saat menggelar orasinya di depan kantor Kejari Bolmut.

Kotamobaguonline.com, BOLMUT — Menyusul belum tutasnya kasus dugaan korupsi, yang menimbulkan kerugian uang negara miliaran rupiah, dan terkesan diabaikan, membuat sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Selasa (28/11/2017), sekira pukul 12.00 wita, menggelar aksi demo damai di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolmut.

Kali para mahasiswa mendesak Kejari Bolmut, segera menuntaskan sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan gedung balai diklat dan Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati, yang dibangun 7 tahun silam, hingga kini penanganannya terkesan mandek.

“Dua bagunan  yang menelan anggaran miliaran rupiah itu sudah mangkrak selama tujuh tahun, hingga saat ini masih belum difungsikan. Kami mendesak dugaan kasus Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati, Gedung Diklat segera di selesaikan. Sebab sudah tujuh tahun penyelidikan dugaan kasus tersebut belum ada kejelasannya,” teriak Rafik Patingki, dalam orasinya.
Rafik mengatakan bahwa  kepercayaan masyarakat terhadap hukum, telah berkurang seperti yang terjadi di saat ini.

“Berbagai persoalan hukum yang terjadi di Kabupaten Bolmut, sampai saat ini masih menjadi misteri bagi masyarakat, mulai dari kasus rumah dinas, kasus balai diklat dan kasus-kasus lainya tidak jelas,” beber Patingki.

Rafik juga menyampaikan bahwa Kejaksaan dan Kepolisian seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Bolmut, namun dia sangat menyangkan proses hukum terhadap sejumlah kasus besar tersebut terkesan diperlambat, sehingga kepercayaan masyarakat semakin berkurang.
diketahui, masa aksi juga meminta kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), agar turun ke Bolmut dan membongkar mafia-mafia proyek yang ada di daerah.
Dari pantauan, masa aksi diterima oleh Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Bolmut, Robertho Sohilait SH.

Dihadapan para pendemo, Robert, menjelaskan, selama ini, pihaknya tidak diam dalam menyikapi terhadap berbagai persoalan kasus yang ada.
“Selama ini kami tidak berdiam dan tidak ada yang namanya kasus prioritas. Laporan yang masuk ke Kejaksaan semua kami proses sesuai aturan,” tegas Robertho.

Dia menjelaskan, penanganan kasus yang masuk itu bukannya lambat, karena pihak Kejari harus menyelidiki terlebih dahulu hingga mendapat bukti–bukti yang kuat.

Ditambahkannya pula bahwa dalam menetapkan tersangka pihaknya harus mempunyai bukti yang cukup dulu. “Bukan sembarang menetapkan tersangka. Sebab jika tersangka melakukan pra peradilan terus bukti tidak cukup, maka Kejaksaan akan kalah, dan Kejari harus memulai penyelidikan dari nol lagi,” paparnya.

(ridwan lasamano)

 

Artikulli paraprak150 Pasutri Bolmong Nikah Masal
Artikulli tjetërMongilong: Komitmen Wali Kota Menyelenggarakan Program Kota Sehat Sangat Tinggi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.