Beranda Berita Utama Mooduto Beber Skandal Suap PT SBC dan PT CNSC Rp27 M

Mooduto Beber Skandal Suap PT SBC dan PT CNSC Rp27 M

176
0
Mooduto Beber Skandal Suap PT SBC dan PT CNSC Rp27 M
Hi Yusuf K Mooduto SSos, Ketua LSM Aliansi Indonesia Cabang Bolmong.

Kotamobaguonline.com, BOLMONG – Setelah dihebohkan dengan kasus dugaan suap sebesar Rp1,8 miliar,  kepada beberpa pejabat, guna untuk memuluskan pengurusan perizinan PT Sulenco Bohusami Cement (SBC) dan PT Conch North Sulawesi Cemen (CNSC), yang terletak di Desa Solog, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Indonesia Cabang Bolmong, Hi Yusup K Mooduto, Kamis (10/08/2017), kembali membeber dugaan suap dan korupsi yang nilainya jauh lebih besar yakni Rp27,3 miliar.

Yusup Mooduto, di dampingi 8 LSM lainnya, menegaskan, dugaan suap ini, banyak yang terlibat, ada beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang punya jabatan strategis dan masih aktif berdinas di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bolmong.

“Dugaan suap yang melibatkan sejumlah oknum pejabat Pemkab Bolmong, senilai Rp27,3 miliar akan kami beber siapa-siapa oknum ASN yang dimaksud,” beber Yusuf, yang diaminkan ke 8 LSM lainnya.

Sebelumnya, Rabu (09/08/2017), Yusuf Mooduto bersama rekan sesama LSM, saat ia bersua di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Bolmong. Dia pun memastikan, pada pekan depan, semuanya akan terungkap dan bahkan siap menyebut sejumlah nama, dan instansi saat itu berdinas.
“Pasti hari Senin semua akan terungkap. Bahkan kalau perlu, nama-nama pejabat biar cuma inisial akan saya sebut. Di dinas ini menerima sekian dan  dinas ini juga sekian,” ancam Yusuf.

Dia juga membeberkan, bukan hanya itu saja, soal kapan dugaan skandal suap bahkan aksi korupsi itu dilakukan, Mooduto, blak-blakan menyebutkan tindak pidana itu terjadi sebelum pemerintahan pasangan Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup Yanny R Tuuk saat ini.

“Jadi di lima tahun pemerintahan definitif (2011-2016) dan hampir satu tahun Penjabat Bupati (2016-2017), saat terjadi dugaan aksi suap dan dugaan korupsi,” jelas Yusuf di hadapan sejumlah pewarta.

Tak main-main, setelah resmi melaporkan kasus dugaan korupsi senilai Rp1,8 miliar di Tata Usaha Negara (TUN) dan Kejaksaan Tinggi Sulut, Selasa (08/08/2017) kemarin, kini Yusup Mooduto CS, akan segera berurusan lagi dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
“Insya Allah hari Senin kita akan beberkan, dan laporan ke KPK minggu depan,” terang Yusup, kepada sejumlah wartawan.

Dia menambahkan, masih ada dugaan baru yang akan menyusul lagi setelah laporan pekan depan yang menurutnya adalah mega korupsi yang pernah dilakukan di Sulut, meski masih enggan membeberkan secara gamblang.

“Dan yang terbesar ini juga ada dugaan korupsi sebesar Rp50 miliar. Kami telah memiliki dokumen itu, dan barangkali berkasnya sudah di Kejati, tinggal didorong lagi,” tegas Buya sapaan akrab Yusup.

(jumrin potabuga)

 

Artikulli paraprakDPRD dan Pemkab Bolmong Godok Pra Ranperda UMKM dan Penamaan Jalan
Artikulli tjetërWalikota Tatong Bara Lepas 115 JCH Kota Kotamobagu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.