Beranda Berita Utama Ratusan Warga Tiberias dan Nonapan Tuntut Selesaikan Sengketa Lahan HGU

Ratusan Warga Tiberias dan Nonapan Tuntut Selesaikan Sengketa Lahan HGU

251
0
Ratusan Warga Tiberias dan Nonapan Tuntut Selesaikan Sengketa Lahan HGU
Aksi Warga Desa Tiberias dan Nonapan, menggelar Demo di Depan Kantor Bupati Bolmong.

BOLMONG, KOC – Ratusan warga Desa Tiberias dan Desa Nonapan, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (06/04/2017), menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bolmong. Mereka menuntut Penjabat (Pj) Bupati Bolmong, Adriaus Nixon Watung SH, untuk segera menyelesaikan sengketa tanah Hak Guna Usaha (HGU) PT Malisa Sejahtera, yang bergerak di bidang usaha perkebunan Kelapa Genja.

Pasalnya, HGU yang ada di Desa Tiberias, sudah memakan korban. Demo yang dilakukan ratusan masyarakat ini, bukan hanya ingin mempertanyakan kejelasan tetang lahan HGU, tapi juga menuntut saudara Abner Patras, agar segera ditangkap karena diduga sebagai otak provokator.

Asisten I Setkab Pemerintah Bolmong, Drs Chris Kamasaan MM, yang menerima para pendemo berjanji segera menindaklanjuti tuntunan warga.

Dijelaskan, permasalahan itu berawal dari sengketa lahan HGU. Namun, semua telah melewati rangkaian proses hukum. Akhirnya, pemkab yang sebelumnya mencabut izin tersebut kalah.

“Ini kan ada yang pro dan kontra. Tapi masalah lahan kami tentu akan mematuhi putusan pengadilan,” tegasnya.
Hanya saja, kata Kamasaan, masyarakat diminta bersabar. Masalah ini akan diteruskan ke bupati untuk segera dicarikan solusi. “Karena ini sudah memakan korban,” ungkap Kamasaan.

Sekedar diketahui, sengketa lahan HGU ini, terjadi saat lokasi perusahaan perkebunanan Kelapa Genja, PT Melisa Sejahtera, sebelumnya merupakan lahan warga untuk melakukan berkebun. Namun setelah lokasi tersebut, akan digunakan pihak perusahaan, warga yang sebelumnya berkebun di tempat tersebut, tidak mau keluar. Bahkan mereka mendudukinya dengan membuat tenda.

Satu diantara pendemo, Yance Sumereh, saat pertemuan dengan pemerintah Bolmong, diruang rapat Asisten III, meminta kepada aparat Kepolisian Resort Bolmong, agar segera menangkap otak pelaku yang memprovokasi warga Desa Tiberias. “Kami minta pihak Kepolisian segera menangkan saudara Abner Patras. Karena aksi dan reaksinya seheingga banyak warga yang mengalami korban,” pinta Sumereh.

(sal)

Artikulli paraprakCari Atlit Berprestasi, Dispora KK Gelar Porkot
Artikulli tjetërTim Verifikasi Adipura Lakukan Peninjauan di Delapan Titik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.