Beranda Berita Utama RSUDB di Lolak Belum Terima Pasien

RSUDB di Lolak Belum Terima Pasien

408
0
Fasilitas Gedung RSUDB Lolak Skala Prioritas
Lokasi dan Bangunan RSUDB, di Lolak, Kabupaten Bolmong.

Kotamobaguonline.com, BOLMONG — Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), secara resmi melakukan pemindahan beroperasinya Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB) ke Ibukota Lolak, tepatnya Desa Lolak 2, Kecamatan Lolak, pada 12 Januari lalu, namun hingga kini belum menerima pasien.

Berdasarkan pantauan, sejumlah pegawai nampaknya sibuk membenahi barang di tiap ruangan.

Sekretaris RSUDB, Malvin Dako, Rabu (25/01/2017), mengatakan, pihaknya bukan belum menerima pasien, namun, masih melakukan pembenahan barang di sejumlah ruang.

“Pengangkutan barang-barang dari Kotamobagu, sudah sekira 60 persen tiba di Lolak, mudah-mudahan pekan depan sudah rampung proses pengangkutan barangnya,” kata Malvin.

Ia juga belum memastikan kapan RSUDB akan beroperasi di Ibukota. “Saya belum bisa memprediksi kapan kami (RSUDB) sudah bisa menerima pasien. Yang jelas manajemen akan mengupayakan agar secepatnya RSUDB dapat beroperasi,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, pihak managemen RSUDB akan meminta kepada Perusahaan Listrik Negara(PLN), untuk penambahan daya. “Saat ini daya baru sekira 23ribu watt. Kalau dayanya seperti itu,hanya bisa memenuhi beberapa ruangan saja. Sementara kami membutuhkan aliran listrik bisa terpenuhi sebagaimana yang diharapkan,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, untuk penambahan daya listrik, masih melakukan pergeseran anggaran ke depan. “Paling lambat bulan Maret tahun ini juga sudah ada anggarannya. Tinggal menunggu petunjuk dari Direktur RSUDB dr Sahara Albugis,” katanya.

Penjabat Bupati Kabupaten Bolmong, Adrianus Nixon Watung SH, mengatakan, keinginan masyarakat terhadap kehadiran RSUDB di Bolmong, sudah dapat terwujud. “Artinya masyarakat sudah tidak menempuh jarak yang cukup jauh ke Kotamobagu. Apalagi di Kecamatan Lolak hanya ada Puskesmas saja,” ungkap Watung.

Dengan adanya pemindahan RSUDB ini mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat. “Setidaknya Pak Bupati (Watung, red) sudah berupaya untuk memindahkan rumah sakit ke Ibukota Lolak. Dan ini patut diapresiasi,” ujar Risbudi Damopolii, tokoh pemuda Kecamatan Lolak.

Ris menjelaskan, masyarakat setempat sudah tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan ke depan. “Kalau masih di Kotamobagu banyak biaya yang harus dikeluarkan. Belum biaya sehari-hari, transportasi maupun lainnya,” katanya.

(jumrin potabuga)

Artikulli paraprakDana Banpol 2017 Terancam tak Dicairkan
Artikulli tjetërTahap Awal Kantor Bupati Bolmong Dipasang 12 Unit CCTV

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.