Beranda Berita Utama Terjadi di Miangas, Jokowi Basuh Muka Pakai Air Laut

Terjadi di Miangas, Jokowi Basuh Muka Pakai Air Laut

266
0
Jokowi Basuh Muka Pakai Air Laut
Presiden Jokowi, Basuh Muka Pakai Air Laut di Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulut.

Ki Gendeng: Ritual Mistik Tarik Kekuatan Penguasa Laut

MIANGAS, KC – Cukup menakjubkan aksi yang dilakukan Presiden RI, Ir Joko Widodo (Jokowi), manakala berada di pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (19/10/2016), membasuh muka memakai air laut. Akis ini, menimbulkan tanda tanya serta berbagai penafsiran pun timbul.

Sebagaimana dirilis intelejen.co.id, praktisi metafisika Ki Gendeng Pamungkas, mengatakan, dalam penilaiannya, aksi basuh muka pak Jokowi, ini ada kaitannya dengan ritual mistik.

“Saya nilai, aksi basuh muka pakai air laut oleh Presiden di pantai Pulau Miangas, Itu kegiatan mistik agar bisa menarik kekuatan dari penguasa laut di Pantai Miangas, yang bertepatan dua tahun kekuasaan pak Jokowi,” kata Ki Gendeng Pamungkas.

Menurut Ki Gendeng, bisa jadi Jokowi juga berharap air pantai Miangas itu bisa membawa kekuatan untuk mempertahankan kursi Presiden RI hingga dua periode. “Presiden ingin kekuasaannya dua periode. Maka segala kegiatan mistik pun dilakukan, apalagi Jokowi dari Solo yang dikenal lekat dengan kleniknya,” tutur Ki Gendeng.

Tak hanya itu, kata Ki Gendeng, aksi basuh muka Jokowi di hadapan wartawan itu juga bisa dibaca sebagai upaya pencitraan. “Itu pencitraan Jokowi, agar dianggap peduli laut, maka ada aksi basuh muka pakai air laut,” papar Ki Gendeng.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi berkunjung ke Miangas untuk meresmikan Bandara Miangas. Dalam kesempatan itu Jokowi membasuh wajahnya beberapa kali dengan air di Pantai Miangas, Sulawesi Utara

(tox/int)

 

Artikulli paraprakSekda Minta SKPD Pro Aktif Bahas RKA 2017
Artikulli tjetërDikpora KK Apresiasi LB2KPS Kotamobagu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.