Beranda Berita Utama Diduga Satu Bacalsang di Boltim Miliki Ipal

Diduga Satu Bacalsang di Boltim Miliki Ipal

441
0
Diduga Satu Bacalsang di Boltim Miliki Ipal
ilustrasi

BOLTIM, KC – Satu diantara Bakal Calon Sangadi (Bacalsang), di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diduga kuat menggunakan Ijazah Palsu (Ipal). dimana cara mendapatkannya dengan memalsukan tandatangan mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Pemerintah Kabupaten Boltim.

Pasalnya, kasus ini terungkap, manakala si pemilik ipal paket B keluaran tahun 2000, berinisial SL alias Sule, telah memalsukan tandatangan mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Boltim, Drs Ma’ruf Mamonto, diatas ijazah miliknya.

Hal ini, diakui oleh Sudibio, yang tak lain fasilitator. “Ini dilakukan dengan niat semata hanya untuk menolong orang lain,” aku Sudibio.

Perlu diketahui, Ijazah paket B atas nama Sulaeman itu palsu. “Saya yang memfasilitasinya, karena sudah dua kali dia datang minta tolong,” tutur Sudibio.

Adapun cara mendapatkan Ijazah tersebut, itu diduga meniru tanda tangan mantan Kadiknas Boltim, Drs Ma’ruf Mamonto. Pada waktu itu tahun 2010, Ma’ruf Mamonto menjabat sebagai Kepala Dinas.

Ketika dikonfirmasi kepada mantan Kadiknas Boltim, Drs Ma’ruf Mamonto, dengan tegas membantah bahwa dirinya sama sekali tidak menandatangani ijazah paket B milik SL.

“Saya bersumpah, itu bukan tanda tangan saya, ini palsu. Dan saya berjanji akan menuntut pelaku yang dengan sengaja memalsukan tandatangan saya,” tutur Ma’ruf, Sabtu (22/10/2016).

SL sendiri saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya sama sekali tak mengatahui seperti apa. Yang pasti kata SL, bahwa dirinya hanyalah selaku peserta.

“Saya cuma peserta ujian paket B, kalian tanyakan saja ke fasilitator pak Sudibio,” kata SL.

(ismi santri mamonto)

Artikulli paraprakDPRD KK Dorong Pembentukan Forward
Artikulli tjetërYusra Optimis Y2 Lolos Penetapan Paslon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.