Beranda Berita Utama Waspada Calo IMB Gentayangan di Bolmong

Waspada Calo IMB Gentayangan di Bolmong

505
0
Sejumlah Tempat Kost di Bolmong Terancam Ditutup
Hi Usman Buchari SHut

BOLMONG — Menyusul adanya informasi praktik percaloan dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), diminta warga untuk waspada.

Demikian dikatakan Kepala KPPT Pemkab Bolmong, Hi Usman Buchari SHut, meminta, agar masyarakat menghindari calo dalam pengurusan IMB, bagi warga yang ingin mengurus segala bentuk perizinan tersebut. “Pelayanan KPPT kepada masyarakat dan pelaku usaha sudah sangat transparan. Dan KPPT terus berkomitmen memberikan pelayan prima kepada masyarakat, pelaku usaha dengan proses pengurusan izinyang  lebih cepat, transparan, serta tidak berbelit-belit,” kata Usman, Minggu (25/09/2016).

Ia menjelaskan,  ada informasi dari masyarakat tentang adanya oknum yang mengaku sebagai petugas KPPT. “Oknum tersebut mengaku pegawai kami (KPPT, red). Ia menawarkan diri untuk mengurus IMB dengan meminta imbalan 2,5 persen dari biaya pengurusan,” bebernya.

Dikatakan Buchari, pihaknya terus berkomitmen untuk memberi pelayanan prima kepada investor yang bakal mengurus izin maupun lainnya. “Kan sudah ada Perbup (Peraturan Bupati) tahun 2015, terkait dengan pendelegasian pengurusan perizinan dan non perizinan di KPPT. Maka dari itu, pengurusan perizinan maupun non perizinan sudah satu pintu,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini  41 perizinan yang diurus di KPPT. “Sebenarnya, semua segala pengurusan perizinan maupun non perizinan sudah didelegasikan ke KPPT. Namun belum terlaksanakan karena SKPD lain masih menanganinya,” tutup Buchari.

(jumrin potabuga)

Artikulli paraprakSetnov Kenakan Baju Golkar ke Salihi
Artikulli tjetërAdipura Kirana Target Pemkot Kotamobagu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.