Beranda Terkini Sosialisasi dan Simulasi Taruna Siaga Bencana

Sosialisasi dan Simulasi Taruna Siaga Bencana

190
0
Sosialisasi dan Simulasi Taruna Siaga Bencana
Imran Amon, saat memaparkan terkait penangulangan bencana

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu, melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker), menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Taruna Siaga Bencana, bertempat di kantor Kelurahan Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, kamis (01/09/2016).

Kepala Dinsosnaker Pemkot Kota Kotamobagu, Haris Podomi SH, melalui Kepala Seksi Bansos, Umarudin Mokoagow, mengatakan kegiatan ini sifatnya positif dan suati kewajiban bagi isntansi terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Simulasi bencana perlu disosialisasikan kepada warga, sehingga mereka paham untuk mengatasi jika terjadi bencana,” kata Mokoagow.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkot Kota Kotamobagu, Ir Hi Imran Amon, satu diantara pemateri, dalam imbauanya mengatakan masyarakat selalu waspada dengan berbagai kemungkinan terjadinya bencana. “Kita tidak pernah tau kapan bencana itu datang, tetapi perlu di ingat bahwa daerah kita merupakan wilayah rawan bencana,” tutur Imran Amon.

Lanjutnya, kita boleh saja terhindar dari bencana lain seperti tsunami, tetapi bencana seperti gempa bumi dan lain-lain harus kita waspadai. “Apalagi disini ada di kaki gunung Ambang, yang termasuk dari 8 gunung api aktif di Sulawesi Utara,” tuturnya.

Dikatakan Amon, sebagai salah lembaga yang bertanggungjawab penuh dalam penanggulangan bencana, pihaknya akan sesalu menjadi terdepan dalam masalah ini. “Apapun yang terjadi pada saat bencana datang, instansi kami berkewajiban turun langsung dan memberi bantuan berupa personil, logistik dan sebagainya,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya kerjasama dan kesadaran masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di lokasi rawan bencana seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Kelurahan Gogagoman.

Ketika disinggung tentang berapa jumlah relawan, ia mengatakan, saat ini tercatat 476 relawan, serta terus berupaya untuk penambahan relawan sampai 2018 nanti. “Minimal 810 relawan (90%) dari 915 (100%) sebagai mana yang di atur dalam Rencana Pembangunan Jangka menengah (RPJM) Daerah,” tutupnya.

(Sugianto Paputungan)

Artikulli paraprakPD Bolmong Solid Dukung Tumelap di Papan Dua
Artikulli tjetërGroup Mancing Bogota FC Tetap Eksis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.