Beranda Berita Utama LSM Lestari Dukung Polres Usut Perambahan Hutan Negara di Puncak Tonggara

LSM Lestari Dukung Polres Usut Perambahan Hutan Negara di Puncak Tonggara

509
0
LSM Lestari Dukung Polres Usut Perambahan Hutan di Puncak Tonggara
Robiyanto Suid SHut, Ketua LSM Lingkungan Lestari

KOTAMOBAGU – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan Lestari, Robiyanto Suid SHut, mendukung upaya pihak Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong), dalam penanganan kasus adanya dugaan perambahan hutan negara di puncak Tonggara, Desa Matali Baru, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

Menurutnya, aksi perambahan atau pengrusakan hutan penyanggah, atau kata lain Hutan Penggunaan Terbatas (HPT) dan Hutan Lindung (HL), merupakan sebuah aksi kejahatan melawan hukum.

“Saya atas nama lembaga LSM Lestari, menyangkan aksi pengrusakan hutan yang harus kita lindungi bersama. Dan kami memberi suport kepada Polres Bolmong dalam hal ini bagian Reskrim untuk mengusut tuntas siapa dalang atau aktor dibalik dugaan pelanggaran pengrusakan hutan ini,” kata Suid, kepada kotamobaguonline.com, Rabu (07/09/2016).

Dia juga menyangkan pihak-pihak terkait pengrusakan hutan tersebut, ketika diundang pihak Polres Bolmong, untuk memberikan keterangan, namun sayangnya mangkir dengan berbagai alasan. “Polisi jangan pandang bulu dalam penanganan kasus ini,” pintanya.

Sebelumnya, Kapolres Bolmong AKBP William Simajuntak SIK SH MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu SIK, menegaskan, pihaknya telah melayangkan surat berupa udangan untuk memberika keterangan terkait adanya dugaan perombakan serta perambahan hutan negara di puncak tonggara, kepada oknum terduga Ko Achen, namun tak memenuhinya.

Diketahui, ketidak hadiran oknum terduga ini sedang berada di luar darah yakni lagi berobat ke Singapure, sehingga mengakibatkan dirinya tidak bisa hadir untuk memenuhi panggilan dari pihak Polres Bolmong. Demikian hasil konfirmasi di sampaikan oleh putranya Fanny Budiman, media ini. “Papa so dua minggu ini, pergi berobat ke Singapure,” terang Fanny.

ketika ditanya soal kedatangan orang tuanya, Fanny menjawab, belum bisa dia pastikan. “Kami sendiri belum tau kapan Papa akan balik di Kotamobagu, karena sedang menjalai pengobatan di Singapure,” terangnya.

(matt nasaru)

 

Artikulli paraprakDistanak Periksa Kesehatan Hewan Qurban
Artikulli tjetërNelayan Asal Boltim Ditemukan Diperairan Talaud

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.