Beranda Berita Utama Buntut Kekecewaan Warga Tiberias Blokir Jalan Trans Sulawesi

Buntut Kekecewaan Warga Tiberias Blokir Jalan Trans Sulawesi

215
0
Buntut Kekecewaan Warga Tiberias Blokir Jalan Trans Sulawesi
Situasi Jalan Trans Sulawesi Yang Diblokir Warga Desa Tiberias, Kecamatan Poigar Kabupaten Bolmong.

BOLMONG  – Buntut kekecewaan serta ketersinggungan warga terhadap keberadaan PT Melisa Sejahtera (MS), perusahaan kepala Genja, di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar, akhirnya, ratusan masyarakat setempat, pada Rabu (14/09/2014) sore, melakukan aksi demo dengan cara memblokir  jalan Trans Sulawesi, jalur Amurang Kotamobagu Doloduo (AKD).

Sejumlah batang pohon pun diletakan membantang jalan tersebut disertai penjagaan oleh warga setempat, hingga membuat jalur trans Sulawesi sempat macet total hingga beberapa jam.

Data diperoleh aksi tersebut terjadi sekira pukul 16.00 Wita, dikarenakan adanya ketersinggungan warga Desa Tiberias atas pembakaran spanduk penolakan terhadap beroperasinya PT Melisa Sejahtera, diatas lahan Hak Guna Usaha (HGU), yang menjadi garapan masyarakat setempat untuk bercocok tanam.

Pemkab Bolmong, melalui Camat Poigar, Deker Rompas SE MM, kepada kotamobaguonline.com, mengatakan, aksi tersebut dipicu adanya ketersinggungan warga Desa Tiberias, hingga membuat mereka turun kejalan dengan mmblokir jalur trans Sulawesi.

“Kami bersama aparat Kepolisian dan Kodim setempat, langsung turun kelapangan guna menetralisir warga, sambil meminta untuk tidak melakukan aksi yang dapat merugikan orang lain,” kata Rompas, seraya menambahkan, upaya pemerintah kecamatan dibantu aparat kepolisian dan kodim poigar, tidak serta merta dituruti warga lainnya.

Diketahui, selang tiga jam kemudian, aparat Kepolisian dari Korps Brigade Mobil (Brimob), sekira pukul 19.00 Wita, datang menenangkan aksi dari warga Desa Tiberias, bersama tripika Poigar langsung melakukan negosiasi dengan massa yang melakukan aksi pemblokiran jalan tersebut. Namun upaya tersebut mengalami kendala. Selang kemudian pihak Kepolisian pun, mengambil tindakan tegas dengan menembakan gas air mata untuk membubarkan para pendemo tersebut.

Akhirnya sekira pukul 20.00 Wita malam, suasana kembali normal.

(jumrin potabuga)

 

Artikulli paraprakLaboratorium Luar Angkasa Kedua Cina Siap Diluncurkan
Artikulli tjetërPemkab Boltim Gelar Jumbara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.