Beranda Berita Utama 1,1 M Disiapkan Pemda Boltim Untuk Pilkades Di 62 Desa

1,1 M Disiapkan Pemda Boltim Untuk Pilkades Di 62 Desa

182
0

KOTAMOBAGU ONLINE, Boltim – Sedikitnya ada 62 Desa akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada 15 April 2016 mendatang Kabupaten Boltim.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (tapem) Setda Boltim, Suharto Paputungan mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan draf peraturan bupati (perbup) tentang pemilihan kepala Desa.

“Sebenarnya ada 62 Desa yang akan menggelar Pilsang, namun kemungkinan akan ketambahan tiga Desa. Tapi kita masih mencari dasar hukumnya yang tiga itu, tapi yang pasti untuk 62 itu saat ini sedang dipersiapkan terutama draf peraturan bupati” jelasnya belum lama ini.

Dia menambahkan sebagai persiapan, Pemda telah memberitahukan ke setiap Desa yang akan menggelar Pilsang untuk menyiapkan panitia dan rencana pemilihan. “Kami sudah suru siapkan panitia di setiap Desa,”Terangnya.

Untuk Anggarannya Pilsang, akan diambil dari APBD Boltim sebesar Rp 1,1 miliar.

Paputungan menjelaskan, setiap calon sangadi nantinya akan menjalani tes tertulis dan tes wawancara melalui panitia Kabupaten.
dengan usia minimal 25 tahun dan maksimal tak terhingga. “Jadi Bisa dengan ijazah SMP,” Tuturnya.

Dengan demikian Dia mengingatkan Desa -Desa yang Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) telah berakhir agar segera lakukan pergantian anggota BPD lewat musyawarah Desa.

“Ini penting, agar pilsang dapat segera digelar mengingat BPD punya peran penting dalam proses pemilihan. untuk Jumlah anggota BPD berdasarkan kuota penduduk. 1.500 orang dengan 5 orang BPD, dua ribu penduduk dengan tujuh anggota BPD, Dua ribu hingga 2.500 penduduk sebanyak sembilan anggota BPD, diatas 2.500 sebanyak 11 anggota BPD,” terangnya. (Ismi)

Artikulli paraprakDi Boltim, Polisi Razia Penjualan Miras
Artikulli tjetërWalikota Tatong Bara Buka Pelatihan MPM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.