Beranda Berita Utama Nasib Universitas Dumoga Kotamobagu Ikut Dibahas DPD RI Saat Kunjungan Kerja

Nasib Universitas Dumoga Kotamobagu Ikut Dibahas DPD RI Saat Kunjungan Kerja

381
0
Wakil Ketua DPD RI, Kanjeng Ratu Hemas saat berkunjung di Kotamobagu

KOTAMBAGU ONLINE – Kunjungan kerja sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPD ) RI, di Kota Kotamobagu, Sulut, rupanya antara lain juga membahas tentang nasib salah satu perguaruan tinggi Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK).

Ini diketahui lewat lawatan sejumlah anggota DPD yang dipusatkan di UDK, Kamis, (04/12/2015) itu, salah satu poin yang dibicarakan adalah tentang persoalan yang melilit Perguruan tinggi UDK serta akan menjadikannya perguruan tinggi negeri di Kotamobagu.

Hadir dalam lawatan tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Gusti Kanjeng Ratu Hemas, ketua komite I Benny Ramdhani, dan anggaota DPD Ir Stevanus BAN Liow dan Ir Marhany Pua, yang juga sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Selain itu juga, hadir pemerintah Kotamobagu yakni Sekot, para Asisten kepala Dinas dan kepala Badan serta panitia pemekaran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ratusan mahasiswa.

Dalam pertemuan itu, Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan akan berupaya agar kampus yang ada di Kotamobagu ini, bisa meningkatkan statusnya menjadi Universitas Negeri.

“Nanti kami akan serahkan ke komite III yang menangani pendidikan dan nanti akan dibicarakan dimana kami menerima usulan tersebut untuk dibahas selanjutnya, yang pasti kita akan perjuangkan,”Tandasnya.

Namun meski demikian dia berharap, persoalan yang melilit perguruan tinggi UDK dapat diselesaikan secepatnya secara internal, mengingat Kota Kotamobagu merupakan calon Ibu kota provinsi ketika akan dimekarkan nanti.

“Tadi saya sudah dikasi tahu tentang masalah yang melilit kampus itu, makanya sebelumnya saya minta kalau kampus ini niatnya akan dijadikan perguruan tinggi negeri, persoalan yang ada dapat diselesaikan secepatnya di tingkat internal, kan bagus kalau daerah calon ibukota provinsi ini punya perguruan tinggi”cetus Wanita cantik ini.

Dia menambahkan, kalau dilihat dari kondisi perguruan tinggi UDK yang ada ini, sudah cukub layak untuk menjadi sekolah negeri di Kotamobagu. ”Saya kira bangunan tidak terlalu penting yang pokok dan utama adalah mutu dan kualitas, terutama guru dan dosennya harus lebih baik,” Teranya.

Diketahui, persoalan yang melilit kampus UDK yang menjadi salah satu kebanggaan warga Kotamobagu tersebut, adalah terjadinya dualisme yayasan yang menaungi, yakni YPTK dan YPBM yang berujung ditutupnya Portal UDK oleh Kopertis dan Dikti. Akibatnya proses belajar mengajar mahasiswa ikut terganggu.(Ismi Santris/Samsu Melangi)

Artikulli paraprakAPBD 2016, Anggaran Sejumlah SKPD Bolmong Menurun
Artikulli tjetërAstaga, di Kotamobagu Penipuan Berkedok Service Handphone Mulai Gentayangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.