Beranda Berita Utama Terpilih Jadi Sangadi Tukang Bentor Ini Menangis

Terpilih Jadi Sangadi Tukang Bentor Ini Menangis

201
0
Sangadi terpilih Desa Bungko, Syawal Kandadi

KOTAMOBAGU ONLINE –Syawal Kandadi (40) warga Desa Bungko kecamatan Kotamobagu ini, tak menyangka kalau dirinya bisa terpilih menjadi Kepala Desa (Sangadi) saat pemilihan yang berlangsung Sabtu,(12/12/2015) lalu.

Lelaki yang kesehariannya cuma sebagai sopir Bentor (Beca Motor) di Kotamobagu ini, mengaku kalau awalnya ia sudah memprediksikan akan kalah dari pesaingnya yang berprofesi sebagai Guru PNS.

“Awalnya saya sudah memprediksikan saya akan kalah dalam pemilihan, karena pesaing saya sebagai guru, namun saat perhitungan suara oleh panitia ternyata saya didaulat sebagai pemilik suara terbanyak,” tutur Kandadi kepada Kotamobagu Online belum lama ini.

Kandadi sendiri disebut sebagai calon yang menang telak dengan perolehan suara 618 dari jumlah yang ikut pemilih sebanyak 935. Sedangkan sisahnya 317 didapati oleh rivalnya.

Ada yang menarik dari perjalanan terpilihnya sebagai sangadi, kalau biasanya menggunakan uang, namun kali itu dirinya hanya bermodalkan silaturahmi mengunjungi warga dan keluarga.

“Kalau mau pake uang saya mau ambil dari mana, sedangkan profesi saya hanya tukang bentor, yang saya lakukan hanya berkunjung kerumah-rumah untuk meminta dukungan, Alhamdulillah warga masih menyukai saya untuk menjadi sangadi,” Terangnya.

Saat ditanya bagaimana perasaannya ketika dipercayakan masyarakat menjadi seorang sangadi, dengan meneteskan air mata sambil sedikit terseduh-seduh dirinya berkata, “Saya sangat terharu dengan sikap masyarakat yang mau mempercayakan saya sebagai sangadi padahal saya ini hanya tukang bentor yang kesehariannya hanya mencari penumpang dijalan untuk diantar kemana mereka akan pergi,” tutur Kandadi sambil sesekali membasuh air matanya dengan sapu tangannya.

Hampir lima menit terdiam menenangkan diri, Kandadi kemudian melanjutkan pembicaraan dengan wartawan Kotamobagu Online, dengan mengatakan, dirinya punya Visi dan Misi untuk membangun Desa ini kedepan.

Dia menegaskan saat ini bukan lagi saatnya membangun desa tapi adalah desa membangun, yakni dengan mengoptimalkan dan memaksimalkan semua potensi yang ada di desa untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi yang ada guna memajukan desa.

“Itu Visi dan Misi saya, namun sebelumnya saya sudah menyiapkan startegi kedepanya yaitu memberikan kertas atau formulir kepada RT , RW untuk dibagikan kepada msyarakat agar ditulis semua masukan dari masyarakat tentang program yang nantinya akan dilaksanakan,“ Ujarnya.

Dikatakannya juga, nanti untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan desa akan melibatkan masyarakat agar semua merasa bertanggungjawab untuk membangun desa menjadi lebih baik. “Karena tanpa mereka saya tidak bisa brbuat apa-apa, “ Tutup Kandadi. (Ismi Mamonto)

Artikulli paraprakPembangunan Bandara Pemkab Tunggu Terbit Sertifikat Tanah Dari BPN Bolmong
Artikulli tjetërPolres Bolmong Lakukan Pengamanan Di Natal Dan Tahun Baru Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.