Beranda Perbankan Begal ATM Makin Canggih, Ini Modus Terbarunya

Begal ATM Makin Canggih, Ini Modus Terbarunya

258
0

KOTAMOBAGU ONLINE  – Polisi kembali mengungkap sindikat pencurian dana nasabah lewat anjungan tunai mandiri (ATM). Teknologi yang mereka gunakan bisa menggangsir dana nasabah tanpa terdeteksi. “Pelakunya warga Bulgaria,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigadir Jenderal Victor Edison Simanjuntak, Senin, 20 April 2015.

Victor menjelaskan, kasus ini terungkap berdasarkan laporan pihak bank yang menangkap aktivitas mencurigakan lewat kamera closed circuit television. Hasil pemeriksaan mereka menyimpulkan adanya pemasangan sejumlah peralatan di luar standar bank oleh orang tidak dikenal. “Seperti router dan kamera pengintai,” katanya.

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Routerberfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

Dari laporan tersebut, polisi mengetahui aksi itu dilakukan oleh IIT, 46 Tahun. Warga negara Bulgaria yang sudah tinggal selama dua tahun di Bali itu melakukan aksinya di sejumlah jaringan ATM di Bali. “Dia menggunakan teknologi skimming. Tak kurang dari 560 orang menjadi korbannya. Umumnya warga negara asing,” ujarnya.

Victor menjelaskan, router yang dipasang pelaku berfungsi merekam informasi dan data transaksi. Dengan cara itu, mereka bisa menduplikasi kartu ATM palsu dan menggunakannya di jaringan ATM manapun. “Uang yang mereka ambil tak banyak, rata-rata US$ 350. Tujuannya agar pemilik rekening tak merasa kehilangan.”

Menurut Victor, kasus ini dilakukan IIT bersama enam rekannya. Dua rekannya yang sempat tertangkap terpaksa dilepas karena polisi tidak memiliki cukup bukti. Sementara empat rekannya yang lain lebih dulu kabur ke Singapura lewat Timor Leste. “Jejaknya sudah tidak bisa dilacak setelah mereka mendarat di Singapura,” ujarnya. RIKY FERDIANTO/ sumber : http://bisnis.tempo.co/

Artikulli paraprakOJK: Kejahatan Perbankan Berasal dari Internal Bank
Artikulli tjetërPeternakan Sapi di Indonesia Pernah Bangkit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.